Bagaimana ciri ciri ikan lele terkena bakteri Aeromonas SP ?

  • Gejala awal terdapat 1 atau 2 ekor bibit lele dalam kondisi mengantung, gerak lamban
  • Jika berenang kondisi kumis lemah dan gerakan tidak agresif
  • Warna kulit mulai pucat dan perut agak buncit
  • Sirip atas dan bawah luka/berdarah

Jika tanda-tanda diatas sudah mulai terlihat pada siang hari, berarti benih sudah mulai terjangkit Aeromonas

Tindakan apa yang harus dilakukan agar kondisi bibit ikan tidak menjadi lebih parah

  • Segera STOP pemberian pakan dan puasakan selama min. 4 hari
  • Turunkan air 1/2 dari tinggi semula
  • Jika ada yang mati didasar, segera buang dan cek setiap hari.
  • JANGAN sekali sekali menguras habis air kolam sampai bening yang justru akan menambah stress bibit lele
  • Untuk mengurangi bakteri dalam air, lakukan penyemprotan dengan desinfektan (Pakai BOSTER AQUASEPTIC) 2 kali sehari
  • Untuk mengurangi stress bibit lele, tebar larutan BOSTER Stress off pada kolam budidaya per 2 hari.
  • Perhatikan terus kondisi dan gerak ikan, jika kondisi sudah mulai membaik dan sudah tidak ada kematian didasar kolam. silahkan pindahkan kekolam baru yang air sudah lama (bisa dicampur dengan air lama yang sehat).
  • Ketika sudah membaik silahkan mulai dikasih makan lagi dengan pakan yang dibibis BOSTER Stress off dengan porsi sedikit

Faktor-faktor penyebab penyakit Aeromonas adalah kondisi air yang memburuk dan akumulasi kotoran yang dibiarkan

Penyakit aermonas biasa terjadi pada fase bibit karena organ tubuh yang masih rentan.

Berbagai penyakit ikan banyak disebabkan oleh kualitas bibit yang kurang bagus. Cari bibit lele dari petani yang memiliki SOP yang terukur dengan sumber indukan yang jelas juga /df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.