Ternak Lele Untuk Pemula

Belajar Cara Sederhana Ternak Lele Untuk Pemula

Ternak lele merupakan salah satu usaha yang menguntungkan, selain permintaan daging lele yang cukup tinggi, ternak lele juga gampang dan sederhana jika mengunakan cara sederhana dan kapasitas yang masih ekonomis dan optimal

Mulailah Fokus Pada Tujuan Awal Usaha ?

Dari beberapa rekan-rekan yang bersilaturahmi dan berkunjung ke peternakan DAFUFARM terutama rekan-rekan yang baru akan memulai usaha ini mengeluhkan susah dan ribetnya beternak berdasarkan referensi dari media Sosial, youtube bahkan banyak juga yang sudah training tapi masih takut untuk mencoba, dengan alasan takut gagal.

DAFUFARM memberikan arahan yang sederhana bagaimana memulai usaha dengan mengenalkan konsep dasar beternak lele dengan konsep bisnis. namanya konsep bisnis harusnya menguntungkan dan tidak coba-coba (riset) dengan segala metode dari berbagai referensi.

Sahabat Petani, Dalam memulai usaha yang baru dan pemula ada beberapa hal yang menjadi konsep usaha. Apakah usaha ini mau dijadikan konsep bisnis pemula (startup) atau konsep riset ?

Usaha dengan konsep riset memang tidak memprioritas keuntungan diawal, tapi mencoba menemukan formula yang cocok dengan mencoba berbagai referensi dengan teknik copy paste dan modifikasi. konsep ini beresiko dan membutuhkan biaya yang besar. Biasanya riset dilakukan menjelang pembukaan usaha besar-besaran.

Dengan riset, kita dapat melakukan eksperimen dengan berbagai metode baik itu konsep bakteri (bioflok, rws, dll) atau resirkulasi dengan biofilter atau tanaman dan setelah ditemukan metode yang cocok akan dieksekusi pada lahan yang lebih luas.

Sahabat Petani, konsep ini membutuhkan waktu dan biaya yang besar dan data yang dicari harus terukur dan yang pasti harus fokus. sehingga konsep kurang cocok diaplikasikan untuk pemula dengan dana terbatas dan belum pernah mencoba ternak lele tentunya.

Bagaimana memulai usaha ternak lele secara sederhana ?

konsep beternak lele secara sederhana diharapkan bisa memacu motivasi kita untuk mengembangkan usaha dan tentunya dapat melakukan riset dan percobaan nantinya setelah siklus sederhana dijalani beberapa kali.

Penyiapan Media Kolam

untuk memulai usaha untuk pemula dengan konsep bisnis memang diarahkan untuk lebih optimal bukan hanya sekedar coba-coba. ada beberapa rekan, “ehh.. saya coba 500, 200, 100 ekor dulu” atau “saya coba-coba di ember dulu 80 ekor”.

Tidak salah sih, tapi dalam bisnis berbanding dengan waktu dan dalam beternak berbanding dengan kuantitas. jika memang sudah direncanakan ingin usaha berarti usaha harus optimal.

DAFUFARM memberikan arahan dengan penyiapan media kolam bundar 1 buah dengan ukuran diameter 3m. Kenapa kolam bunder ?, karena media kolam ini memudahkan kita mengontrol kualitas air dan tentunya sangat sederhana untuk pembuangan kotoran.

Penyiapan Kolam dan Air

Kolam terpal yang sudah dibuat, dicuci dengan sabun dan dipanaskan dengan terik matahari dan setelah itu dicuci lagi dengan sabun agar zat kimia bisa hilang dan kolam silahkan langsung diisi air setinggi 50 cm dan didiamkan selama min. 3 hari tanpa penambahan zat apapun baik probiotik dll.

Pelepasan bibit lele pada Kolam

Secara optimal kolam diameter 3 m bisa diisi ikan lele 3000 ekor. pilihlah bibit lele minimum ukuran 7-8 cm pada para pembenih ikan bukan beli dipasar yang tidak jelas asal usulnya. untuk kriteria pemilihan benih lele (baca : Cara Memilih Benih Lele Berkualitas Baik).

Pelepasan benih dapat dilakukan pada pagi hari sebelum jam 9 pagi atau sore hari setelah jam 5 sore untuk menghindari stress benih akibat perjalanan dan ikan dipuasakan 1 hari setelah pelepasan dan lakukan aklitimasi (penyesuaian dan adaptasi benih pada air kolam selama 15 menit)

Jika kesulitan untuk mencari bibit lele berkualitas silahkan hubungi kami DAFUFARM (order: Jual Bibit Lele Sangkuriang di Depok) atau kunjungi lokasi kami di Google Map : (share location: DAFUFARM Catfish Hatchery)

Bagaimana Pola Pemberian Pakan Harian ?

Ada beberapa cara dan metode pemberikan pakan yakni bisa dengan pengukuran biomasa 4-5% dari bobot benih dibagi 3 kali pemberian pakan harian atau dengan cara adlibitium yakni dengan pemberian pakan sekenyangnya. Untuk dua cara diatas takaran pakan yang diberikan harus diukur lagi setiap minggunya.

DAFUFARM lebih mengarahkan ke cara adlibitium selain gampang dan sederhana dengan melihat secara visual tanpa harus menimbang ikan setiap minggunya untuk melihat bobot biomassanya.

Caranya pakan ditimbang (mis. 1kg), dilalu disebar di satu titik tengah kolam dan berikan sedikit demi sedikit secara teratur pada titik tersebut dan jangan berhenti sampai gerakan ikan sudah mulai melambat dan pelet mulai sedikit bersisa.

Timbang lagi sisa pakan yang ada, jika bersisa 300 gram, berarti kapasitas kenyang ikan sekitar 700 gram untuk sekali makan dan takaran ini berlaku selanjutnya setiap pemberian pakan sampai berumur 1 minggu dan jangan lupa diukur setiap takaran pakan setiap minggunya.

Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari dengan waktu jam 9 pagi, 4 sore dan jam 9 malam. Pakan dapat dibibis mengunakan suplemen atau vitamin jika diperlukan (Baca : Pembibisan pakan dengan Suplemen atau Vitamin)

Bagaimana merawat air kolam ?

Hal yang perlu diperhatikan untuk pembudidaya pemula adalah bagaimana melakukan perawatan rutin agar kondisi kolam selalu optimal sehingga pertumbuhan dan metabolisme lele selalu baik.

Perawatan rutin mingguan yakni setiap minggu dilakukan pembuangan kotoran dengan mengurangi air 1/4 dari ketinggian kolam dan diisi kembali pada ketinggian air semula. (mis. tinggi air normal 60 cm, cukup dibuang 15 cm).

Ada baiknya, setelah perawatan rutin mingguan dapat dilakukan pemberian bakteri pengurai. Banyak merk probiotik atau penghilang bau atau amoniak dipasaran, tetapi rekan-rekan tetap fokus pada bahan yang terkandung pada setiap merk.

Kandungan bahan pada setiap probiotik itu minimal mengandung bakteri nitrobacter, bacilus SP, dkk, Nitrosomonas. DAFUFARM mengunakan BOSTER Sel Multi cukup mewakili kandungan bakteri yang dibutuhkan untuk perawatan mingguan.

Pemakaian bakteri pengurai disebar pada pagi hari sebelum jam 8 pagi dengan takaran (1 tutup botol Sel Multi dilarutkan 1 liter air dan disebar merata)

Jika kondisi memburuk sebelum masa perawatan mingguan dengan ditandai air berbau busuk dan kental, ikan banyak mengantung kemungkinan overblooming amoniak terlarut dalam air terlalu tinggi.

Jangan kuatir, kondisi tersebut ikan hanya kekurangan oksigen karena over amoniak dan tindakan kita harus segera melakukan pengantian air dan setelah itu ikan akan kembali normal dan nafsu makannya kembali baik.

Lakukan pengantian 50% dari tinggi air semula dan diisi kembali ke kondisi normal. Esok hari lakukan lakukan pengantian air dengan cara sama dan tambahkan bakteri pengurai sesuai takaran.

Saatnya kita Panen !

Biasanya untuk budidaya lele, panen dilakukan 2 kali agar lele pertumbuhan yang lebih cepat, bisa segera dijual sehingga mengurangi konsumsi pakan dan lele tidak kebesaran (ukuran BS) untuk dikonsumsi.

Panen Pertama dapat dilakukan pada umur 1.5 s/d 2 bulan dari ukuran 7-8 cm. Dari 3000 ekor benih lele sangkuriang 2 hibrida, kita dapat menjual lebih kurang 100 s.d 150 kg lele konsumsi

Panen Kedua dapat dilakukan 2 atau 3 minggu setelah panen pertama dengan asumsi tingkat penyusutan ikan maksimum 10%, kita masih bisa menjual 150 s.d 200 kg lele konsumi

Ukuran lele siap konsumsi berkisar antara 6,7, 8 ekor per kg dengan harga update lele konsumsi bisa dicek disini –> (cek harga: harga lele konsumsi terkini wilayah JABODETABEK)

Analisa Usaha Ternak Lele Pemula

Kunci pertama yang harus diperhatikan untuk pemula adalah bukan berapa banyak keuntungan yang didapat, tetapi apakah setiap proses sederhana yang dijalani memiliki kendala dan sejauh mana penyelesaian kendala usaha tersebut.

Mulailah dengan menganalisa dari catatan banyaknya pemberian pakan (kuantitas), mortalitas yang tercatat sebelumnya dan bandingkan dengan hasil panen sehingga didapat FCR (Food Convertion Ratio)

FCR (Food Convertion Ratio) adalah perbandingan antara berat pakan yang sudah diberikan dalam siklus periode dengan berat total (biomass) yang dihasilkan saat dilakukan sampling


Buka lagi catatan historis kejadian, kendala, penyakit dll. lakukan hipotesa untuk menarik kesimpulan dan menjadi perbaikan untuk siklus berikutnya.

NB. detail artikel analisa usaha akan dijelaskan dan diperbaharui lagi /df

Motivasi Bisnis : Bagaimana memulai usaha Ternak Lele ?

Sahabat Petani, Jika anda sudah bisa mengerjakan sesuai urutan diatas dengan rileks, santai dan tidak tergesa-gesa, anda sudah mulai merasakan perasaan (feeling contact) dengan ternak anda. Dan itu modal dasar untuk melanjutkan siklus ternak berikutnya.

Saran: Jangan tergesa-gesa melakukan pengembangan usaha (usaha tidak ada yang instan, jalani prosesnya) walaupun anda berhasil panen dengan hasil yang baik. Ternak lele bukan kuat-kuatan modal tapi kuat secara mental, karena binatang hidup tidak selalu bisa dihitung secara matematis.

Yang harus Anda Lakukan : Ulangi siklus ternak anda dengan cara yang sama hingga 3 siklus dimana anda benar-benar sudah memiliki kontak dengan ternak anda.

Goal : Pastinya ujung dari usaha adalah pengembangan. memulai pengembangan dengan modal 3 siklus pengalaman, lakukan riset sederhana dengan modifikasi sesuai tujuan usaha dan mulai membuat branding usaha anda via digital (sosial media, dll).

untuk lanjutan pengembangan usaha silahkan (Baca: Usaha Ternak Lele dengan Siklus Rotasi)

Jika Anda masih ragu dalam memulai, silahkan silaturahmi ke lokasi DAFUFARM, inshallah akan dijelaskan dengan detil sebagai bagian kami untuk Perikanan Indonesia.

PS. untuk pengkayaan konten dan literasi serta tata bahasa penulisan akan diperbaiki agar mudah dibaca dipahami bersama (“menulis diketinggian 32.000 kaki menuju Padang, Sumatera Barat dengan Tablet Buntut sisa perjuangan masa lalu) /df

Leave Reply

Hey, so you decided to leave a comment! That�s great. Just fill in the required fields and hit submit. Note that your comment will need to be reviewed before it�s published Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>